Diberdayakan oleh Blogger.

Featured post

Alive [again]

Horraayyy... Its been a long time, niat ngeblog udah lama banget pengen dilakuin dan akhirnya bisa terealisasi 😭😭😭   Awalnya ...

17 Mei 2014

17 Mei 2014


Finally its 17th may, i can breath a little. Draft tugas akhir semuanya sudah diselesaikan dan di print, meskipun ada bab 4 yang sampai sekarang masih sedikit tersisa dan menunggu untuk diselesaikan. Tapi sudahlah, i need space for my self today. Fuh

Now i want to share about my feeling. Makin sini rasanya kehidupan sebenarnya sudah mulai terlihat. Kerja keras, usaha dan doa mulai lebih ditingkatkan lagi. Dan selesai perkuliahan bukan lagi hanya memikirkan diri sendiri. Tapi sudah mulai memikirkan keluarga dan lingkungan sekitar tempat gue bakalan tinggal untuk mencari nafkah. Ada hal hal yang sampe sekarang selalu bersyukur, ga berhenti hentinya bersyukur atas pelajaran pelajaran yang orang tua gue kasih ke gue. Why? Karena gue yakin ga semua orang bisa mendapatkan apa yang gue dapetin jd gue harus lebih bersyukur. 

Ya, gue terbiasa hidup dalam kondisi yang prihatin, bukan karena serba kekurangan, tapi justru karena alhamdulillah kondisi yang baik, jadinya gue dikondisikan untuk tetap low profile. Mulai dari how to spend out money, how to give and many others. Ya, sejak kecil orang tua gue selalu memaksa anak anaknya untuk berfikir lebih cerdas dan lebih kreatif untuk mendapatkan sesuatu. They dont just a give a something, but they give a solution "how to get" something. Dan ternyata apa yang dilakukan memberikan dampak yang sangat baik buat gue, gue jadi lebih bisa peduli dan menghargai usaha untuk mendapatkan sesuatu dan yang lebih penting gue bisa lebih tau untuk bagaimana mendapatkan sesuatu. Sebenarnya alasan gue ga meminta karena orang tua gue tipe yang akan selalu memenuhi apapun permintaannya, kalaupun tidak bisa dipenuhi saat itu juga, tapi pasti akan dipenuhi dikemudian hari. Hal ini yang sebenarnya membuat gue ga enak untuk meminta, jadi lebih baik menyimpan sendiri keinginan apapun dengan usaha sebisa gue. 

Pada akhirnya gue bisa lebih mandiri, lebih kuat mental dan tidak mudah bergantung pada orang lain. Sampai sekarang apapun yang gue inginkan tidak pernah diutarakan langsung ke orang tua gue, mungkin karena sudah terbiasa, jadi rasanya risih aja kalau hanya meminta, perlu usaha terlebih dahulu sebelum meminta. Ya hakikatnya orang tua adalah tempat anaknya meminta, namun bukan berarti sebagai anak bisa seenaknya meminta, tetap harus mengetahui bagaimana cara meminta yang baik dan menyesuaikan dengan kondisi.

Gue bukan tipe orang yang secara rutin atau berkala harus spend time bermain main dengan teman atau sahabat diluar sana. Sebenarnya gue tipe yang lebih senang dirumah, i dont know why. Karena sejak masa SMP gue sudah mulai membentuk pikiran gue buat lebih dewasa misalnya, tugas gue hanya sekolah dan belajar, karena orang tua gue memberikan kepercayaan itu. Kalaupun gue ingin membeli sesuatu atau menginginkan sesuatu atau ingin bermain, ada rasa segan untuk meminta, jadi selalu berusaha untuk menabung sendiri untuk mendapatkan yang apa yang diinginkan, termasuk kebutuhan untuk keperluan bermain atau hang out. Jadi ga jarang gue menabung dalam jangka waktu tertentu untuk sekedar bermain bersama teman teman. Karena pada dasarnya gue kan belom berpenghasilan, rasanya kurang baik aja bagi gue bermain tapi bukan hasil keringat sendiri. 

Sejak itu gue mulai mencari cara untuk bagaimana mendapatkan sesuatu, misalnya mengikuti kontes disain diluar negeri melalui website komersial, menjual jasa desain dan web desain dan lain lain. Yang gue rasa lebih baik dari pada hanya meminta pada orang tua.

Rasanya sudah cukup bergantung pada orang tua, mungkin selepas lulus kuliah sudah harus mulai berbalik, jadi orang tua yang bergantung sama anaknya. Sudah waktunya mulai lebih memikirkan orang tua dan membahagiakan mereka. 
Semoga niat baik ini akan menghasilkan hasil yang baik pula dan selalu dimudahkan, amin.
Published: By: Anonim - 10.14

17 Apr 2014

How to treat others

Honestly, i'm sure that i'm not a perfect person, i don't have any good things than you guys.
But i know everyboday has 'something' called GIVE from God.

Tulisan kali ini gue mau ngangkat soal how to treat the other person. Kadang sebagian orang ga tau penyebab kenapa orang lain jauh bahkan menjauhkan diri dari kita, ga jarang juga orang peduli sama hal-hal kaya gini. Padahal menurut gue hal kecil ini adalah kunci buat mendapatkan kehidupan yang baik, tenang dan menyenangkan. Kali ini gue mau menyampaikan sedikit pengetahuan yang gue punya mengenai cara bersosialisasi yang tentunya versi gue, yang pernah gue alamin sendiri.

RESPECT,

Yes, satu kata singkat yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Semua orang bisa mengucapkan tapi ga semua orang memiliki sikap ini. Ketika kita memiliki masalah, kadang yang ada dipikiran kita cuma menyalahkan orang lain yang menjauhi kita dengan mengatakan hal-hal yang buruk yang sebenernya belum tentu kebenarannya. Terkadang, saking sebelnya kita sama orang tersebut, semua hal yang dilakukan orang tersebut selalu terlihat salah dimata kita.

But anyway, sebenernya pernah berfikir ga sih kenapa orang lain itu menjauh dari kita?
pernah tau kenapa orang lain jauh dari kita?
pernah kepikiran kenapa mereka jauh dari kita?
atau ga pernah mau mikirin? *what a pitty*
Menghargai, menghormati itu sangat penting buat menentukan nasib kita di lingkungan sekitar. Kalau kita ga menghargain orang lain maka seperti itu pula yang akan dilakukan orang lain terhadap kita. Ya, pasti orang lain pun tidak akan menghargai kita. Ya biasanya sih kita selalu menyemangati diri kita sendiri dengan berkata "gak apa-apalah, sendirian lebih baik", tanggepan gue sih cuma "YAKINNN?". Buat gue, sebenernya orang yang ngomong gitu adalah orang yang takut sendirian yang sebenernya butuh orang lain cuma ya dia gengsi aja :p *sorry to say* but its true, ask to your self!

Yes, balik lagi ke respect, kalau kita pengen punya temen yang baik yang bisa menghargai kita, ya kitanya juga harus baik sama mereka. Don't be selfish, jangan egois, kita pengen orang lain nyaman sama kita, tapi kita ga ngelakuin hal yang bisa bikin orang lain itu nyaman sama kita, ga ada yang kaya gitu. Selalu ada alasan kenapa orang lain itu nyaman dan dekat dengan orang tertentu.

Alasannya misalnya :
"karena dia baik dan suka menolong"
"karena dia tajir jadi suka traktir gue dan temen temen"
"karena dia soleh banget"
"karena dia bisa bikin gue nyaman, kalau ngomong didengerin dan selalu di kasih tanggapan yang positif" ~ that a reason why i'm choose you Girl. *shy*
Pernah denger alesan negatif yang bisa bikin orang lain deket? bahkan tambah deket?
udah pasti biasanya karena memiliki musuh, visi dan misi yang sama, misalnya karena sama sama ga suka sama orang tertentu.

Intinya, bersikaplah sewajarnya, kalau memang ingin dihargai oleh lingkungan maka hargai pula orang lain, jika ingin orang lain nyaman sama kita, buatlah satu alasan agar mereka nyaman sama kita. Alesannya apa? kamu sendiri yang menentukan. ;)
Published: By: Anonim - 08.09

Morning 17 April

Wesss nulis lagi nih xoxoxo
Hari ini gue berniat menghilang dulu dari keramaian, ya niatnya sih sekalian menyepi, menyendiri, ngebenerin mood dan pikiran yang lagi berantakan ~~~~


Gue lagi butuh waktu waktu untuk bisa merenung kembali, nenangin diri lgi. Gue bukan kabur dari kenyataan loh ya, apalagi menghindari masalah. Gue hanya menepi sesaat untuk mempersiapkan diri untuk kembali melanjutkan hidup yang selalu ada masalah *sadaaaap*. Entah kenapa akhir akhir ini mood gue cepet banget rusak, ga bisa fokus dan ga bisa tenang. Rungsing, itu yang sering gue bilang, padahal gue juga ga tau artinya apaan hahahhaa

Yah intinya buat semua fans gue, temen temen gue ataupun pacar dan simpenan gue, maaf nih ya, gue menghilang dulu sejenak sampai hari senin nanti.

Bye!
Published: By: Anonim - 06.52