Diberdayakan oleh Blogger.

Featured post

Alive [again]

Horraayyy... Its been a long time, niat ngeblog udah lama banget pengen dilakuin dan akhirnya bisa terealisasi 😭😭😭   Awalnya ...

Tampilkan postingan dengan label Uncategorized. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uncategorized. Tampilkan semua postingan

26 Nov 2011

Antara Ibu dan Anak

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
Published: By: Anonim - 13.07

10 PESAN ORANG TUA untuk ANAK


  1. Bukankah ayah menggendong kamu sedari kamu masih bayi? Tapi baiklah nak, asal kamu ingat memperlambat jalanmu ketika kami telah renta. 
  2. Andai kamu melihat apa yang kami lihat, kau akan berharap tetap berada di rahim bundamu. Tapi baiklah nak, asalkan kau dapat menjaga pandanganmu. 
  3. Bila waktu di dunia ini tak terbatas, tak ada tempat kami ingin habiskan kecuali bersamamu, nak. Tapi baiklah, asal kau tak bosan menjelaskan apa yang kami lupakan saat kami sudah pikun dan renta. 
  4. Justru kami memperlakukan kamu agar kamu tak perlu tahu bagaimana buruknya kami diperlakukan. Tapi baiklah nak, asal kamu tahu bagaimana memperlakukan kami saat kami tak mampu lagi memperlakukan kamu dengan baik. 
  5. Bukankah kami sudah berikan segalanya agar kamu menjadi sesuatu yang tak hanya berharga di mata kami, tapi di mata orang lain? Tapi sanggupkah kau berikan segalanya sekedar agar kami tak kesepian di hari tua? 
Published: By: Anonim - 13.01

10 PESAN ANAK untuk ORANGTUA


  1. Tangan saya masih kecil. Tolong jangan mengharapkan kesempurnaan setiap kali saya merapikan tempat tidur, menggambar, atau melempar bola. Kaki saya masih pendek. Tolong perlambat agar saya bisa berjalan beriringan dengan Ayah / Bunda. 
  2. Mata saya belum melihat dunia seperti yang Ayah/ Bunda lihat. Tolong izinkan kami menjelajahinya secara aman. Jangan memberikan larangan yang tak perlu.
  3. Selalu akan ada saja pekerjaan di dalam rumah tangga. Saya masih kecil untuk waktu yang begitu singkat. Tolong luangkan lebih banyak waktu untuk menjelaskan dunia yang ajaib ini, dan lakukan secara tulus ikhlas. 
  4. Perasaan saya masih halus. Tolong sensitif terhadap kebutuhan-kebutuhan kami. Jangan memarahi saya sepanjang hari. Ayah / Bunda pasti tak senang kalau dimarahi karena ingin tahu. Perlakukan saya seperti Ayah / Bunda ingin diperlakukan. 
Published: By: Anonim - 12.57

12 Jul 2011

Semangaat!!

Jika engkau memelihara kesehatanmu,
memilih pikiran yang mendamaikan hatimu,
mencintai keluargamu,
memberanikan diri untuk memimpikan yang besar,
belajar dan bekerja dengan tekun
untuk memudahkan kehidupan sesamamu;
Published: By: Anonim - 07.45

Lo..Guee.. END!

Adikku yang galau
karena kepalsuan kekasihmu,

Katakanlah ini dengan anggun
kepada perayu yang menyadap
keindahan hati mudamu
dengan harapan dan cinta palsunya;

Aku tak mungkin mempertaruhkan
kebahagianku,
agar aku hanya bergantung
kepada kesetiaanmu.

Aku mandiri dengan hakku untuk berbahagia.

Engkau yang tak pantas
bagi kemuliaan cintaku,
dengarlah ini

Loe ... gue ... end!

Mario Teguh – Loving you all as always

KOMENTAR GUE : " bener, setiap kita punya hak berbahagia... so, Lo Gue END!! ahahaha blogger-emoticon.blogspot.com"
Published: By: Anonim - 07.42

Bersyukurlah!

Pak Mario, saya sedih sekali,
saya banyak kekurangan.

Adikku yang hatinya baik,

Tuhan kita itu Maha Adil, sehingga

Untuk setiap pengurangan,
Tuhan menyiapkan sebuah kelebihan.
Published: By: Anonim - 07.39

22 Nov 2010

Hidup Anda adalah pemanfaatan kekuatan


Janganlah memboroskan kehidupan Anda
untuk berperang melawan kelemahan diri.

Pastikanlah bahwa sebanyak mungkin
kesibukan Anda adalah upaya untuk
mendaya-gunakan kekuatan.

Sebetulnya, dengan memaksimalkan peran
kekuatan-kekuatan Anda dalam kehidupan
keluarga dan karir,
Anda tidak menyediakan cukup waktu
bagi kelemahan untuk menganggu.

Hidup Anda adalah pemanfaatan kekuatan,
bukan penyesalan kelemahan.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 06.42

Semua ini ditujukan bagi kebaikan kita


Sahabat saya
yang sedang bekerja keras
membangun kesejahteraan dan
kebahagiaan hidup

Marilah kita bersikap lebih positif
dalam menghadapi tantangan dan
cobaan hidup.

Semua ini ditujukan bagi kebaikan kita

Maka pastikanlah bahwa
pergaulan dan pekerjaan Anda

hanya berkenaan dengan hal-hal
yang menjadikan Anda lebih berbahagia,

daripada yang mendorong Anda
untuk memanjakan perasaan buruk
dan kesedihan.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 06.40

21 Nov 2010

Anda mampu untuk melakukan lebih


Sahabat saya
yang menyayangi keluarga,

Janganlah berkecil hati
dengan kesulitan kehidupan ini.

Siapa bilang bahwa kesulitan
adalah pencegah upaya?

Kesulitan adalah pengindah doa
dan penyegera tindakan.

Berdirilah gagah, angkatlah wajah Anda,
luruskanlah pandangan mata Anda.

Anda sedang memasuki masa depan.

Jadilah lebih kuat, lebih tabah.

Anda mampu untuk melakukan lebih
untuk menjadi lebih.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.08

Berfokuslah.


Sahabat saya yang hatinya baik,

Setiap detik yang Anda gunakan
untuk mengaktifkan kekuatan
adalah detik yang sama untuk
me-non-aktif-kan kelemahan.

Berfokuslah.

Hanya orang yang menoleh
ke arah kelemahan
yang melepaskan pandangannya
dari kekuatan.

Jika kekhawatiran mengenai kemampuan,
membuat Anda membatasi
apa yang akan Anda kerjakan,
maka sebetulnya Anda telah membatasi
apa yang mungkin Anda capai.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.06

Perkembangan diri adalah tanggung jawab pribadi.


Setiap bayi adalah calon pribadi besar,
yang akan lebih mudah mencapai kebesarannya
jika orang tua dan lingkungannya mendukung.

Tapi, didukung atau tidak,
kita tetap harus tumbuh membesar.

Janganlah menunggu dukungan orang lain.

Pohon asam yang tinggi dan besar itu,
dulunya adalah sebuah biji asam
yang mempertahankan kedudukannya
dengan sepenuh tenaga.

Perkembangan diri adalah tanggung jawab pribadi.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.06

Tuhan menolong orang yang menolong dirinya sendiri.


Orang yang malas berbuat baik,
tidak membutuhkan bantuan atau
pertolongan untuk menuruti rasa malasnya.

Namun,

Orang yang malas,
tetapi takut hidup dalam kelemahan,
akan memaksa dirinya bekerja keras
melakukan yang penting dan sulit,
walaupun sesungguhnya
dia masih merasa malas.

Jiwa baik yang sedang disiksa
oleh rasa malas itu, akan diselamatkan.

Tuhan menolong orang
yang menolong dirinya sendiri.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.04

Aku penguasa hidupku sendiri.


Tidak sedikit pribadi
yang sesungguhnya mandiri,
membatasi yang bisa dilakukannya
karena takut kepada pendapat orang lain.

Maka teguhkanlah hati Anda,
dan katakanlah

Aku tak akan mengijinkan
pendapat miring orang lain,
menjadi pembatas dan penjara
bagi hak ku
untuk menjadi pribadi yang damai,
yang bekerja dengan jujur
untuk kesejahteraan dan kebahagiaanku.

Aku penguasa hidupku sendiri.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.03

Be happy, no matter what!


Sahabat saya yang hatinya baik,

Kebahagiaan adalah hak.

Dan seperti semua hak,
kitalah yang diharapkan datang menjemputnya.

Maka janganlah lupakan bahwa,

Waktu terbaik untuk berbahagia adalah sekarang.

Tempat terbaik untuk berbahagia adalah di sini.

Dan cara terbaik untuk berbahagia adalah
membahagiakan orang lain.

Be happy, no matter what!

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 22.01

Hiduplah dalam kenyataan hari ini


Anda tidak akan mungkin berhasil
melupakan kepedihan masa lalu,
karena untuk melupakannya
Anda harus mengingatnya lagi.

Setelah Anda melakukan semua hal
untuk lupa, Anda akan semakin ingat
apa yang ingin Anda lupakan.

Sudahlah...

Hiduplah dalam kenyataan hari ini,
syukurilah pelajaran yang disediakan
oleh kepedihan itu,
dan masukilah masa depan Anda
dengan ceria,
dalam tuntunan kasih sayang Illahi.

Mario Teguh
Published: By: Anonim - 21.54